Band grindcore/rock yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, beranggotakan 3 orang, Morgan atau Morrg (vokal/bass), Revan (vokal/drum) dan Biman (vokal/gitar). Berdiri di tahun 2004, Rajasinga telah mengeluarkan beberapa rilisan mulai dari live demo album, mini album sampai full length album seperti Killed By Rajasinga, Pandora, Nevergrind, dan Rajagnaruk.

Saya berhasil menemui Revan, drummer Rajasinga dan menanyakan beberapa pertanyaan tentang mereka, berikut hasil tanya jawab saya dengan mereka, saat Rajasinga bermain di Panggung Panas Fest pada tanggal 19 Oktober 2019 di Pekanbaru.

Bagaimana rasanya kembali main di kampung halaman?

Selalu berkesan sih buat aku, karena dulu waktu aku masih SMA dulu manggung di sini, rasanya masih sama seperti mala mini. Itu sih yang bikin beda dari kota yang lain.

Saat melakukan tur, hal paling unik apa yang terjadi?

Banyak hahaha.. yang ku ingat itu waktu di Bali. Dikejar orang gila, seorang nenek yang nuntut ilmu, tapi gagal. Kita dikejar nenek itu sampai lari pontang-panting.

Rajasinga manggung terakhir di acara ini, gimana tanggapannya sama band-band yang manggung sebelumnya?

Mantap sih, banyak band-band lama yang aku udah lama ndak liat, makin ngeri sih mereka. Manggungnya makin bagus. Kalau soal alat, kita memakai alat-alat yang sama semua, tapi kalau soal kualitas keren. Dan banyak musisi baru juga tadi yang aku liat, oke sih untuk standar Pekanbaru bisa diadu lah.

Lagu terbaru Rajasinga yang berjudul Suara, ditujukan untuk siapa?

Buat yang peduli aja, lagu ini terinspirasi dari kejadian nyata, suara yang paling hakiki atau suara hati itu milik diri sendiri. Aku terinspirasi dari suatu kejadian, dengan gampangnya suara seseorang dipecah belah, padahal sebenernya suara itu untuk diri sendiri bukan untuk orang-orang yang butuh suara. Jadi semua suara itu ada artinya, bukan sekedar menjadi alat mata uang aja, karena suara itu bukan untuk diperjual belikan, suara itu milik pribadi.

Selajutnya, apakah Rajasinga akan mengeluarkan lagu baru lagi atau sebuah album?

Kita udah mulai nulis lagu lagi, sebenarnya di album terakhir ini kita mau keluarin 4 lagu baru selebihnya lagu lagu yang belum pernah kita rilis, ada yang live, cover dan lain-lain. Niatnya kita mau bikin mini album tapi setelah ini kita bakal masuk rekaman lagi mungkin persiapannya lebih lama, kami akan buat sesuatu yang belum pernah kami buat sebelumnya.

Terakhir, harapannya buat Pekanbaru?

Kalua buat Pekanbaru aku minta kayanya harus lebih produktif, dengan talenta band yang bagus itu. Tapi kalua gak produktif, ga bikin album ya sayang aja. Gausah mikirin yang jauh, bikin lagu yang bagus dan rekaman yang bagus.

Penulis: Razhaq Pahlevi Rendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here